Manajemen Hawks putus kontrak Shaw akibat terlibat perkara narkoba

Ibukota Indonesia – Manajemen Tangerang Hawks Basketball memutus kontrak Jarred Dwayne Shaw kemudian menjamin pemain asing yang dimaksud tak akan menguatkan klub untuk Indonesian Basketball League (IBL) 2025, akibat terlibat persoalan hukum narkoba.
Ia menjelaskan, manajemen menafsirkan pebasket selama Amerika Serikat (AS) itu sudah melanggar pasal pada kontrak antara pemain juga klub, sehingga terpaksa memutus kerja sebanding yang mana ada.
"Kami menanggapi hambatan ini dengan sangat kritis dan juga sangat menyesali pelanggaran hukum yang dimaksud dilaksanakan Jarred Shaw," kata Manajer Tim Tangerang Hawks Basketball Tikky Suwantikno, pada laman IBL yang tersebut disitir pada Jakarta, Rabu.
Ia menambahkan, center itu tidak cuma melanggar kontrak dengan klub, tetapi juga peraturan IBL di pasal 8 terkait larangan di kompetisi, sehingga tindakan memutus kontrak telah sesuai dengan peraturan yang digunakan berlaku.
Setelah langkah itu, tambah dia, pengelola klub akan mengutarakan sepenuhnya perkara yang dimaksud terhadap pihak yang mana berwenang, guna diproses sesuai hukum dalam Indonesia.
Selain itu, di waktu dekat klub juga akan melakukan pergantian pemain untuk mengisi kekosongan peran yang dimaksud ditinggalkan pebasket bernomor punggung 16 tersebut.
Saat ini Tangerang Hawks Basketball bertengger dalam sikap keenam klasemen sementara IBL Gopay 2025.
Skuad asuhan Antonius Joko Endratmo itu telah terjadi menimbulkan kejutan dengan mengalahkan finalis IBL musim lalu, yakni Satria Muda Pertamina DKI Jakarta untuk pertama kalinya, sejak merekan bergabung pada IBL pada 2022.
Pada laga itu Jarred Shaw menjadi pemain yang mana berkontribusi positif dengan mencetak double-double, yaitu 28 poin, 12 rebound, juga empat assist.
Namun, berita mengejutkan terjadi di mana di pertandingan berikutnya menghadapi Prawira Bandung, Shaw tidaklah dimainkan bahkan tak didaftarkan pada daftar nama pemain (rosters) di laga itu.
Menurut keterangan tim, Shaw terbukti melakukan tindakan yang dimaksud melanggar etika serta kedisiplinan sebagai pemain profesional, dan juga terbukti melanggar pasal pada kontrak terkait larangan terlibat pada konsumsi obat terlarang.
Dia ditangkap personel Satnarkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta dikarenakan menerima paket yang tersebut berisi permen dengan isi Delta 9 THC (Tetrahydrocannabinol), yang masuk ke pada golongan narkotika atau marijuana.
Artikel ini disadur dari Manajemen Hawks putus kontrak Shaw akibat terlibat kasus narkoba






